Dian Octavian Santoso (3pa10)
125-133-73
A. Pengertian
Terapi humanistik adalah terapi eksistensial humanistik adalah terapi yang sesuai dalam memberikan
bantuan kepada klien. Karena teori ini mencakup pengakuan eksistensialisme terhadap
kekacauan, keniscayaan, keputusasaan manusia kedalam dunia tempat dia bertanggung
jawab atas dirinya .
Menurut kartini kartono dalam kamus psikologinya mengatakan bahwa terapi
eksistensial humanistik adalah salah satu psikoterapi yang menekankan pengalaman
subyektif individual kemauan bebas, serta kemampuan yang ada untuk menentukan
satu arah baru dalam hidup.
B. Kelebihan dan Kekurangan Terapi Humanistik Eksistential
Setiap terapi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Demikian juga dengan terapi humanistik yang akan dibahas dibawah ini :
1. Kelebihan
- Teknik ini dapat digunakan bagi klien yang mengalami kekurangan dalam perkembangan dan kepercayaan diri.
- Adanya kebebasan klien untuk mengambil keputusan sendiri.
- Memanusiakan manusia.
- Bersifat pembentukan kepribadian, hati nurani, perubahan sikap, analisis terhadap fenomena sosial.
- Cocok digunakan pada perkembangan klien seperti masalah karier, kegagalan dalam perkawinan, pengucilan dalam pergaulan ataupun masa transisi dalam perkembangan dari remaja menjadi dewasa
2. Kelemahan
- Dalam metodologi, bahasa dan konsepnya yang mistikal
- Dalam pelaksanaannya tidak memiliki teknik yang tegas.
- Terlalu percaya pada kemampuan klien dalam mengatasi masalahnya (keputusan ditentukan oleh klien sendiri)
- Memakan waktu lama.
REFRENSI
- http://idolakonseling.weebly.com/uploads/1/1/2/5/11253075/teori_eksistensial-humanistik.pdf
- http://digilib.uinsby.ac.id/10126/6/bab%202.pdf
- https://books.google.co.id/books?id=buwj_j_4mukC&pg=PA354&lpg=PA354&dq=Terapi+Humanistik+Eksistensial&source=bl&ots=LSZSV3b4Xx&sig=JC4N0a3MYWFepslo16h4b6qfh1A&hl=ban&sa=X&ved=0ahUKEwjQyt_l287LAhVEB44KHR4mAPo4ChDoAQgYMAA#v=onepage&q=Terapi%20Humanistik%20Eksistensial&f=falseGunarsa, Singgih. D. (1996). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia.
No comments:
Post a Comment